bulan jawablah,,,

Tuhan,,
hati ini,,
rasanya sakit sekali,,
entah kenapa,, aku tak tahu,,
mungkin hanya kau yang mengerti,,

bintang yang dengan setianya menemani sang bulan,,
hingga fajar membangunkan mereka,,
aku iri pada sang bintang,,
yang dengan setia menemani bulan,,
walapun terasa hitam, gelap, dan hampa,,

matapun terasa berat,,
sehingga aku terlelap disisinya,,
tak peduli akan waktu yang telah berdentang sepuluh kali,,
aku masih disini,, tak terjaga hingga fajar membisikkan doa pagiku,,

tangan kecil memegang hangat tangan-tangan yang lain,,
hingga tak terasa embun telah membasahi bumi,,
peluk,, cium,,
darinya untukku,,
kemana liku arahmu?
walaupun terasa dingin,,
walau aku tahu tak boleh lah aku,,
tetap saja,,
hatinya untukku,,

menangis,, ingin,,
berteriak,, harapku,,
tapi,,
apa yang kulakukan?
diam.
patung tak bersuarapun kalah oleh kebisuan,,

aku hanya ingin menjadi kekasih hati,,
yang selalu dipuji dan dijunjung tinggi,,
bukan boneka,,
yang bisa dibeli, dimainkan, dan dibuang kapan saja,,
terlalu besarkah harapanku??
bulan,, jawablah aku,,

Related product you might see:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. diarybolang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger